Bangunan monumental yang satu ini belum secara resmi dinamai apa oleh penemu ataupun para ahli yang menelitinya, namun masyarakat menyebutnya Candi UII karena lokasinya yang berada di tengah kawasan kampus UII (Universitas Islam Indonesia). Ditemukan pada tahun 2010 lalu ketika UII dalam proses pembangunan sebuah perpustakaan modern berlantaikan 4. Kebaradaan candi ini membuat proses pembangunan perpustakaan sempat terhenti, karena rektor UII yang peduli dengan budaya mempersilahkan para ahli untuk meneliti candi tersebut.

Sampai saat ini candi masih dalam proses pemugaran dan peniletian lebih lanjut oleh para ahli. Sudah ditentukan bahwasannya bangunan monumental ini merupakan bangunan Hindu. Terlihat dari bentuknya yang khas dan terdapat Yoni juga arca Ganesya yang sekarang disimpan di museum. Terdapat dua bangunan pada candi ini, namun masing-masing bangunan masih berbentuk ponsainya, hanya saja adanya Yoni yang berada dipondasi sebelah barat dan sebuah bongkahan batu yang ditutup kaca pada sebelah timur kedua pondasi tersebut.

lokasi candi UII

 

Komplek candi ini tergolong sempit daripada candi-candi yang berada di Jogja, karena adanya bangunan perpustakaan yang sedang dibangun juga ditemukannya ditengah-tengah komplek perkuliahan. Ketika saya berkunjung kesana, lokasi penemuan candi masih ditutupi oleh penghalang yang terbuat dari bahan seng. Apabila anda mau masuk lokasi harus izin kepada satpam setempat yang sedang berjaga, namun pengunjung tidak boleh mendekati candi karena proses pemugaran yang belum selesai juga adanya pembangunan perpustakaan yang sedang berjalan. Jadi jika anda penasaran ingin melihat langsung ke TKP langsung datang saja ke kampus UII Jalan Kaliurang, kemudian minta izin pada penjaga untuk melihat, dan tidak dikenakan biaya apapun.

About these ads