Menindaklanjuti sampah-sampah sebelumnya. Ketika saya sedang merasa emosional dan tidak bisa mengontrol emosi untuk malam ini, saya akan melanjutkan kicauan sampah yang tak berguna. Empat huruf yang ada pada sampah #1 banyak ditanyakan keberadaannya dan asal usulnya. Beberapa orang mungkin tahu, tapi banyak orang yang sok tahu. Merupakan sebuah imajinasi yang berlebih, sehingga menimbulkan pernyataan-peryataan yang seharusnya tidak dikeluarkan.

Belum lama ini, saya sempat di interogasi oleh beberapa orang yang punya hasrat ingin tahu empat huruf tersebut. Semakin orang ingin tahu, maka saya tak akan pernah kasih tahu. Sebuah imajinasi dari penulis sampah #1 dianalisis dengan imajinasi pembaca, berakhir pada bermajiiiiiiiiiinasi semua.

Sekarang tidak ada lagi inisial empat huruf ataupun berapa huruf banyaknya. Yang ada hanyalah sebuah kesalahan kenapa saya bisa membuat hal tersebut. Dan yang kenapa saya bilang inisial empat huruf tersebut sudah tidak ada lagi, karena si inisial empat huruf sudah ada empat huruf yang bisa menjadi dua belas huruf dengan empat huruf di tengahnya L.O.V.E.

Post sampah #3 ini bukan menggambarkan kegalauan ataupun kesedihan dengan hal tersebut. Munculnya Sampah #3 supaya tak ada lagi interogasi tentang siapa si empat huruf tersebut. Dan kalau dipikirkan lagi, yang menulis post ini merasa sangat bahagia dengan huruf-huruf yang ada disekelilingnya. Menikmati keadaan dengan huruf apa yang terdekat, dan tinggalkan saja huruf yang tak bisa membuat keadaan baik bahkan memperburuk keadaan si pembuat Sampah #3 ini.

Keadaan tak seburuk yang dibayangkan orang, karena sebenarnya dibalik pengamatan orang keadaan justru sangat baik dan amat baik. ^^