Secara psikologis biasanya seorang istri yang sudah tua merasa tidak dapat membahagiakan suaminya lagi. Lebih-lebih telah melahirkan beberapa anak. Ia merasa semuanya telah melar. Teks Rukmini Tattwa menyarankan untuk tidak perlu khawatir karena dalam hal berhubungan badan dengan suami kenikmatan tetap dapat dirasakan dengan resep seperti berikut:

Yan atuha kang istri, tngah tuwuh, maluy kanya: ingu, mica, babakan kapundung putih, bunga sidawayah, panggal buaya. Ika ta kabeh klaring lenga klupakan pusuh biyu angge manggoreng. Pasukaning yoni, pisu ngaranika, waluya kanya, pramadha lumepanen yoni. Iking lepanaknikang wicumbananya lawan swaminya, lawan lana ya winwang mataru cumbanya.

Terjemahan:

Jika istri sudah merasa tua, separuh baya, dapat kembali seperti gadis lagi: inggu, merica, kulit pohon kepundung putih, sidawiyah, lidah buaya, semua itu ditetesi minyak dan digoreng dengan memakai kelopak jantung pisang. Cara menggunakan, dioleskan pada liang vagina, itu namanya pisu. Niscaya akan kembali seperti gadis. Ini dibalurkan pada saat akan bercumbu dengan suami. Hendaknya selalu dirawat apabila akan bercumbu dengan suami.

 

“Pengobatan Tradisional Naskah Nusantara”