Suami istri melakukan sex adalah hal yang lumrah dan sebuah kebutuhan jasmani juga merupakan ibadah untuk mendapatkan keturunan, namun jika dalam proses melakukan sex merasa kurang nyaman menjadikan sebuah ganjalan batin dan hasrat sebuah pasangan. Ada sebuah penyakit kewanitaan yang menyebabkan tidak nyaman melakukan hubungan suami istri dan juga dapat menghalangi kehamilan, yaitu penyakit keputihan. Dalam sebuah teks Rukmini Tattwa memiliki resep yang terdiri dari bebrapa ramuan diantaranya sebagai berikut.

Tamba puputihen, sa. Yeh pamor, yeh juuk linglang, lengis tandusan winor kabeh, ma. Ong padhakah, iya namah swaha, tahap.

Terjemahan:

Obat keputihan, sarana: air kapur, air jeruk linglang, dicampur semua dengan minyak kelapa kampong.

Untuk sebuah pengobatan tradisional, tidak semua hanya menggunakan bahan-bahan dari alam saja, melainkan beberapa diantaranya dengan menggunakan sebuah mantra yang diucapkan ketika proses penyembuhan. Seperti halnya untuk mengobati penyakit keputihan ini, selain dengan ramuan-ramuan tradisional juga dengan ucapan mantra, yaitu sebagai berikut:

Ong padhakah, iya namah swaha – lalu kemudian diminum.

“Pengobatan Tradisional dalam Naskah Nusantara”