Hari ini merupakan sebuah pengalaman dan pemahaman yang bagus dari hasil pembicaraan dengan salah satu dosen senior Arkeologi. Bapak Slamet, seorang dosen senior yang sampai sekarang masih menjadi dosen aktif di jurusan Arkeologi sejak tajun 70an. Meskipun dosen senior, beliau tidak merasa tinggi hati dan ingin dihormati oleh dosen-dosen lain di jurusan maupun fakultas. Banyak kisah yang diungkapkan oleh beliau tentang perjalanannya semasa menjadi dosen muda hingga dosen paling senior di fakultas ini.
Bermula dari keinginan saya untuk membuat penelitian tentang seni-seni dalam bangunan candi Hindu di Jawa. Saya dipertemukan dengan beliau oleh salah seorang teman saya (Dita) yang menyarankan untuk menemui beliau perihal menayakan seluk beluk dan mitology unsur seni yang ada pada bangunan candi. Beliau merupakan salah satu dosen ahli dalam bidang kesenian relief pada bangunan candi.
Pertemuan pertama dengan beliau saya terkejut, ternyata beliau adalah dosen senior di Arkeologi. Dita tidak pernah memberitahukan kepada saya bahwa beliau adalah dosen senior, dan saya juga tidak menyangka masih ada dosen senior yang mau mengurusi mahasiswa seperti saya ini. Dita mengatakan kepada saya jika ingin bertemu dengan beliau langsung ke kantornya saja tanpa harus membuat janji dulu, karena beliau takut kalau janjinya tidak terpenuhi -takut kalau tiba-tiba ada rapat penting- katanya.
Saya berhadapan langsung dengan pak Slamet di ruang kantor jurusan Arkeologi, dan beliau menyambut dengan senyum dan menanyakan keperluan saya menemuinya. Padahal, saya sudah berfikir untuk membuat skema pertanyaan perihal tujuan saya untuk mengetahui seni-seni dalam bangunan candi. Tidak disangkan dan diduga, beliau malah mengajak ngobrol panjang lebar mengenai pengalamannya menjadi dosen dari awal hingga akhir. Hal tersebut mungkin sudah biasa dilakukan oleh para dosen senior yang suka berbagi pengalaman dan sedikit unjuk diri, namun dosen yang satu ini saya anggap konyol dan lucu. Kenapa demikian? Beliau sering sekali bercanda dengan setilan-sentilan lucu mengenai dosen-dosen di Arkeologi sekarang ini, yang notabenya adalah mantan mahasiswanya semua.
Hal yang paling membuat saya ketawa adalah ketika dia memaparkan tentang berbagai sejarah masa lalu dikaitkan dengan ilmu arkeologi dan kedokteran -yang tidak bisa saya ceritakan karena katanya rahasia- membuat saya tertawa terbahak-bahak dengan beliau. Bahkan ketika ada salah seorang mahasiswanya yang ingin minta tanda tangan krs harus kecewa karena terlalu lama menunggu kami berdiskusi sembari bercanda.
Sebenarnya masih banyak kisah lucu tentang beliau waktu itu. Karena saya suka memendam rahasia, jadi kelucuan itu biarkan saya simpan sendiri agar mahasiswa-mahasiswanya tau sendiri tentang kelucuannya. Selain itu juga dikarenakan saya nge-post tulisan ini menggunakan handphone, jadi jempol-jempolku sudah letih mengetiknya.hehe