Ritual merupakan sebuah tindakan yang mengandung unsur mistis tinggi. Orang Jawa menganggap ritual merupakan hal yang biasa dan patut untuk dilakukan. Persepsi masyarakat yang menganggap ritual merupakan hal yang mistis adalah persepsi hidup dalam kejawen. Ritual yang dilakukan oleh para masyarakat ini sebenarnya tidak semata-mata karena ke-mistisannya, melainkan juga untuk melestarikan kebudayaan nenek moyang.

Dahulu, di Jawa, masyarakatnya banyak yang menganut ajaran kejawen, itu pendapat saya. Kenapa? Sekarang coba kita lihat beberapa ajaran agama yang ada di Indonesia ini. Setiap ajaran agama apapun di Indonesia masih menggunakan banyak ritual, entah dalam bentuk sesaji ataupun tanpa sesaji. Selain ritual yang menggunakan sesaji, digunakan juga ucapan-ucapan yang berupa mantra ataupun menyerupai mantra. Tidak ada satupun dari sekian agama yang sah dan diakui di Indonesia ini tidak menggunakan sesaji dan juga mantra.

Baik sesaji ataupun mantra itu sendiri sebenarnya tidak terlepas dari peran nenek moyang. Para leluhur di Jawa ini diperkirakan dan sangat saya pastikan beragama Jawa. Hal tersebut terbukti dengan adanya bentuk-bentuk ajaran yang tidak lepas dari kebudayaan Jawa masa lalu. Penyebab dari semua itu adalah kuatnya unsur Jawa dalam diri manusianya.

Beberapa ajaran agama yang masuk dari pihak luar diterima oleh para leluhur kita, tetapi tidak sepenuhnya ajaran tersebut diikutinya. Para leluhur mengakulturasikan budaya setempat dengan ajaran-ajaran agama yang masuk ke dalamnya. Mereka tidak mengambil ajaran-ajaran baru masuk dengan seenaknya saja, tetapi para leluhur justru menguatkan ajaran Jawanya ke dalam ajaran baru dan membentuk sesuatu yang baru juga. Bisa kita lihat jika mengamati beberapa ritual agama yang memiliki beberapa kesamaan meskipun pemaknaannya berbeda.

Hebatnya, bentuk-bentuk seperti ini masih dapat bertahan sampai sekarang. Para leluhur memberikan ideologi yang kuat dalam setiap pengakulturasian ajaran-ajaran yang masuk tersebut. Jadi, misalkan ada sebuah agama ingin melepaskan unsur Jawa yang sudah diterapkan oleh para leluhur dulu. Maka bisa jadi agama itu juga akan lepas dalam lingkungan masyarakat Jawa.

Secara akademis agama adalah budaya. Namun, dalam setiap agama, apapun agama yang ada dalam dirimu adalah takdir Tuhan Yang Maha Esa.